Lhokseumawe - Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyampaikan pesan tegas terkait kondisi kualitas udara yang mulai terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat sebaran asap dari Sumatera Selatan telah mencapai kawasan Kota Lhokseumawe.
Masyarakat diimbau untuk memantau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) secara berkala melalui platform resmi seperti portal ispu.kemenlh.go.id maupun aplikasi pendukung lainnya (info BMKG, IQAir AirVisual atau ISPUNET).
Sebagai langkah antisipasi kesehatan dan keselamatan bersama, Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan 9 poin penting yang perlu dijalankan warga:
- Kurangi aktivitas di luar rumah, terutama saat kabut asap menebal.
- Gunakan masker standar N95/KN95 yang menutup hidung dan mulut dengan rapat saat terpaksa beraktivitas di luar.
- Tutup pintu dan jendela rumah untuk mencegah asap masuk ke dalam lingkungan tempat tinggal.
- Gunakan air purifier ber-filter HEPA jika tersedia di dalam rumah.
- Lindungi kelompok rentan, seperti bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, serta penderita asma dan peyakit jantung.
- Pantau kualitas udara (ISPU) dan selalu ikuti perkembangan informasi resmi dari pemerintah.
- Hindari sumber asap tambahan, termasuk asap rokok dan kegiatan pembakaran sampah.
- Cakupi kebutuhan cairan dan istirahat, dengan catatan bahwa konsumsi air putih dan vitamin yang berfungsi menjaga daya tahan tubuh namun tidak mencegah paparan partikel asap secara langsung.
- Segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala batuk berat atau sesak napas.
Pemerintah Kota Lhokseumawe mengingatkan bahwa kesehatan warga adalah tanggung jawab bersama. Dengan kewaspadaan dan disiplin menjaga diri, diharapkan kesehatan masyarakat dapat tetap terjaga di tengah ancaman asap karhutla ini.
